PA 212: Hadiri Haul di Manado, Habib Bahar Sempat Tertahan

Wisnu Dewantoro – detikNews

Jakarta – Persaudaraan Alumni (PA) 212 menyebut Habib Hanif Alatas dan Habib Bahar bin Ali bin Sumaith sempat tertahan di Bandara Sam Ratulangi, Manado. Keduanya hendak menghadiri haul Habib Ali bin Sumaith, yang merupakan ayah Habib Bahar.

Ketua Media Center PA 212 NovelBamukmin mengatakan Habib Bahar dan HabibHanifAlatas sempat dihadang di bandara pada Senin (15/10/2018) sore tadi. PA 212 menyesalkan insiden itu.
“Kami PA 212 mengutuk dan mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh gerombolan yang melakukan persekusi terhadap ulama muda, yaitu Habib Hanif Alatas, LC, dan Habib Bahar bin Ali bin Sumaith di Bandara Sam Ratulangi, Manado. Mereka ingin menggagalkan acara haul Habib Ali bin Sumaith, yaitu ayahanda Habib Bahar bin Sumaith,” kata Novel dalam keterangannya. Novel mengatakan Habib Bahar dan Habib Hanif Alatas kini sudah bisa menghadiri haul tersebut. Dalam prosesnya, Novel menyebut jemaah Habib Bahar sempat berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar dua habib tersebut bisa menghadiri acara.

“Alhamdulillah, kedua ulama muda ini bisa berhasil sampai ke tujuan setelah keduanya sempat tertahan beberapa jam di Bandara Sam Ratulangi karena dikepung,” ucap Novel.

“Kedua ulama muda tersebut saat ini sudah sampai dan akan menyampaikan tausiahnya, yang sebelumnya dikawal oleh santri dan jemaah Habib Bahar bin Sumaith setelah berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat yang berada di bandara,” imbuh Novel.

Habib Hanif, disebut Novel, merupakan menantu imam besar FPI Habib Rizieq Syihab. Novel berharap polisi mengusut tuntas kejadian di bandara tersebut.

“Kami PA 212 mendukung Habib Hanif Alatas, yaitu mantu Habib Rizieq Syihab, untuk segera polisi menindak tegas aktor intelektual yang telah mempersekusi kedua ulama muda tersebut dan pimpinan aksi persekusi harus diproses secara hukum karena telah melakukan kegaduhan di Bandara Sam Ratulangi yang seharusnya steril dari masa ormas yang menerobos masuk,” ucap Novel.

Polisi belum bisa dimintai konfirmasi mengenai kejadian ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.